Warta News
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
  • HUKUM KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • SOSIAL
  • TNI
  • POLRI
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • NEWS
  • HUKUM KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • SOSIAL
  • TNI
  • POLRI
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • Login
No Result
View All Result
Warta News
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Ongen Aktivis 98 : Mahasiswa Demo Kenaikan Harga Pertamax Pembela Orang Kaya

Redaksi by Redaksi
Juni 12, 2026
in NASIONAL, NEWS
0 0
0
Ongen Aktivis 98 : Mahasiswa Demo Kenaikan Harga Pertamax Pembela Orang Kaya
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Wartanews.org || Aktivis 98 dan pakar maritim, Yulian Paonganan atau yang akrab disapa Ongen, melontarkan kritik keras terhadap aksi mahasiswa yang memprotes kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax. Menurutnya, demonstrasi tersebut menunjukkan pergeseran orientasi gerakan mahasiswa dari membela rakyat kecil menjadi membela kepentingan kelompok yang secara ekonomi lebih mampu.

Ongen, yang dikenal sebagai salah satu aktivis yang pernah merasakan langsung dinamika perjuangan politik dan gerakan mahasiswa, menilai publik perlu melihat persoalan kenaikan harga BBM secara objektif. Ia menegaskan bahwa yang mengalami kenaikan adalah Pertamax yang merupakan BBM non-subsidi, sementara BBM subsidi yang digunakan mayoritas masyarakat kecil, yakni Pertalite, tidak mengalami kenaikan harga. 

Menurut Ongen, fakta tersebut seharusnya menjadi pertimbangan utama sebelum mahasiswa turun ke jalan. Ia mempertanyakan alasan mahasiswa memilih memperjuangkan penurunan harga Pertamax, sementara masyarakat berpenghasilan rendah yang selama ini menggunakan Pertalite tetap memperoleh perlindungan dari pemerintah.

“Yang naik itu Pertamax, BBM non-subsidi. Yang dipakai rakyat kecil, Pertalite, tidak naik. Kalau mahasiswa demo karena Pertamax naik, lalu yang sedang dibela sebenarnya siapa?” ujar Ongen dalam pernyataan kepada wartawan, Jumat (12/6/2026).

Dalam pandangan Ongen, gerakan mahasiswa pada dekade 1990-an memiliki karakter yang berbeda dengan sebagian gerakan mahasiswa saat ini. Ia mengingatkan bahwa ketika gelombang reformasi bergulir, mahasiswa turun ke jalan karena persoalan yang langsung menekan kehidupan masyarakat luas, seperti krisis ekonomi, melonjaknya harga kebutuhan pokok, pengangguran, dan ketidakadilan sosial.

Ongen yang kerap berbicara mengenai sejarah gerakan reformasi menilai perjuangan mahasiswa pada masa itu berorientasi pada kepentingan rakyat banyak, bukan kelompok tertentu. Bahkan sebelumnya ia juga mengingatkan bahwa Reformasi 1998 merupakan proses panjang yang lahir dari keresahan sosial yang luas di tengah masyarakat. 

Karena itu, ia mempertanyakan relevansi aksi demonstrasi yang berfokus pada kenaikan harga BBM non-subsidi.

“Dulu kami mahasiswa turun ke jalan membela rakyat. Sekarang kok ada mahasiswa yang ingin demo membela BBM yang mayoritas digunakan kalangan mampu? Ini yang perlu dijelaskan kepada publik,” katanya.

Pernyataan Ongen muncul di tengah polemik kenaikan harga Pertamax yang resmi mengalami penyesuaian harga menjadi Rp16.250 per liter. Pemerintah menegaskan bahwa Pertamax merupakan BBM non-subsidi sehingga penetapan harganya mengikuti mekanisme pasar, termasuk pengaruh harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah. 

Sementara itu, pemerintah memastikan harga Pertalite, Biosolar, serta LPG subsidi 3 kilogram tidak mengalami perubahan. Kebijakan tersebut disebut sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan rendah di tengah gejolak harga energi global. 

Menteri ESDM menyatakan bahwa kenaikan hanya berlaku pada BBM non-subsidi, sedangkan komoditas energi yang menjadi kebutuhan masyarakat luas tetap dipertahankan harganya. 

Bagi Ongen, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai kelompok intelektual yang seharusnya berpihak pada kelompok masyarakat yang paling rentan. Karena itu, ia mengingatkan agar energi gerakan mahasiswa tidak terseret pada isu yang menurutnya lebih banyak berdampak kepada kelompok pengguna BBM non-subsidi.

Ia menilai masih banyak persoalan yang lebih mendesak untuk diperjuangkan, seperti pengangguran, akses pendidikan, kesejahteraan petani, nelayan, serta perlindungan masyarakat miskin di tengah tantangan ekonomi global.

Menurut Ongen, mahasiswa perlu memastikan bahwa setiap gerakan yang dilakukan benar-benar mewakili kepentingan rakyat banyak. Jika tidak, maka akan muncul persepsi bahwa demonstrasi hanya menjadi alat untuk memperjuangkan kepentingan kelompok tertentu.

“Kalau yang diperjuangkan adalah rakyat kecil, tentu semua akan mendukung. Tapi kalau yang diperjuangkan adalah BBM non-subsidi yang pengguna utamanya kalangan menengah ke atas, publik berhak bertanya, mahasiswa sedang membela siapa?” tegasnya. (AS)***

Redaksi

Redaksi

Stay Connected test

  • 75k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Inovasi Menu SPPG Ciemas 2 : Ayam Tepung Menu Disukai Gizi Seimbang

Inovasi Menu SPPG Ciemas 2 : Ayam Tepung Menu Disukai Gizi Seimbang

November 12, 2025
Andi Talman Tokoh Gerakan Nasional Bumikan Trisakti : Status PTNBH akan Tingkatkan Kualitas Pendidikan Universitas Trisakti

Andi Talman Tokoh Gerakan Nasional Bumikan Trisakti : Status PTNBH akan Tingkatkan Kualitas Pendidikan Universitas Trisakti

Juli 7, 2024
Urun Rembuk Ika Sadaya Fakultas Ilmu Budaya/Sastra Unpad, Siap Gelar Pasar Budaya Internasional

Urun Rembuk Ika Sadaya Fakultas Ilmu Budaya/Sastra Unpad, Siap Gelar Pasar Budaya Internasional

Januari 20, 2026
Yayasan Tanah Pelangi Nusantara Lewat SPPG Cibeureum Limusnunggal Kota Sukabumi Mulai Salurkan Makan Bergizi Gratis

Yayasan Tanah Pelangi Nusantara Lewat SPPG Cibeureum Limusnunggal Kota Sukabumi Mulai Salurkan Makan Bergizi Gratis

November 3, 2025
PLN Indonesia Power UBP JPR Sabet Penghargaan Emas pada CSR & PDB Awards 2024, Kembangkan BUMDES Loji

PLN Indonesia Power UBP JPR Sabet Penghargaan Emas pada CSR & PDB Awards 2024, Kembangkan BUMDES Loji

0
Bayi Malang di Temukan di Sirnaresmi Gunungguruh Diserahkan ke Pihak Keluarganya. 

Bayi Malang di Temukan di Sirnaresmi Gunungguruh Diserahkan ke Pihak Keluarganya. 

0
Untuk Perlindungan Atlit dan Pegawai, BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Gelar Sosialisasi JKK JKM di Disbudpora

Untuk Perlindungan Atlit dan Pegawai, BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Gelar Sosialisasi JKK JKM di Disbudpora

0
Ma Enih Nenek 65 Tahun Rumahnya Ambruk Membutuhkan Bantuan dan Kepedulian Agnia !

Ma Enih Nenek 65 Tahun Rumahnya Ambruk Membutuhkan Bantuan dan Kepedulian Agnia !

0
Desa Ciemas Menyimpan Potensi Ekonomi: Pertanian, Peternakan dan UMKM Jadi Penopang Masa Depan Sukabumi Selatan

Desa Ciemas Menyimpan Potensi Ekonomi: Pertanian, Peternakan dan UMKM Jadi Penopang Masa Depan Sukabumi Selatan

Agustus 9, 2026
Gerakan Menanam Perhutanan Sosial: Cara Petani Sukabumi Selatan Sambut Ketahanan Pangan Era Prabowo

Gerakan Menanam Perhutanan Sosial: Cara Petani Sukabumi Selatan Sambut Ketahanan Pangan Era Prabowo

Agustus 8, 2026
Ada 56 Ribu Anak Tidak Sekolah di Sukabumi, Disdik Janji Lakukan Intervensi

Ada 56 Ribu Anak Tidak Sekolah di Sukabumi, Disdik Janji Lakukan Intervensi

Agustus 6, 2026
Wamendikdasmen Dorong Akurasi Data Pendidikan Saat Dialog di SMPN 1 Cikembar

Wamendikdasmen Dorong Akurasi Data Pendidikan Saat Dialog di SMPN 1 Cikembar

Agustus 5, 2026

Recent News

Desa Ciemas Menyimpan Potensi Ekonomi: Pertanian, Peternakan dan UMKM Jadi Penopang Masa Depan Sukabumi Selatan

Desa Ciemas Menyimpan Potensi Ekonomi: Pertanian, Peternakan dan UMKM Jadi Penopang Masa Depan Sukabumi Selatan

Agustus 9, 2026
Gerakan Menanam Perhutanan Sosial: Cara Petani Sukabumi Selatan Sambut Ketahanan Pangan Era Prabowo

Gerakan Menanam Perhutanan Sosial: Cara Petani Sukabumi Selatan Sambut Ketahanan Pangan Era Prabowo

Agustus 8, 2026
Ada 56 Ribu Anak Tidak Sekolah di Sukabumi, Disdik Janji Lakukan Intervensi

Ada 56 Ribu Anak Tidak Sekolah di Sukabumi, Disdik Janji Lakukan Intervensi

Agustus 6, 2026
Wamendikdasmen Dorong Akurasi Data Pendidikan Saat Dialog di SMPN 1 Cikembar

Wamendikdasmen Dorong Akurasi Data Pendidikan Saat Dialog di SMPN 1 Cikembar

Agustus 5, 2026

Kami menghadirkan Liputan terbaik yang sempurna untuk berita, majalah, blog pribadi, dll. Lihat halaman Kami.

Follow Us

Browse by Category

  • DAERAH
  • HUKUM KRIMINAL
  • NASIONAL
  • NEWS
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • POLRI
  • SOSIAL
  • TNI

Recent News

Desa Ciemas Menyimpan Potensi Ekonomi: Pertanian, Peternakan dan UMKM Jadi Penopang Masa Depan Sukabumi Selatan

Desa Ciemas Menyimpan Potensi Ekonomi: Pertanian, Peternakan dan UMKM Jadi Penopang Masa Depan Sukabumi Selatan

Agustus 9, 2026
Gerakan Menanam Perhutanan Sosial: Cara Petani Sukabumi Selatan Sambut Ketahanan Pangan Era Prabowo

Gerakan Menanam Perhutanan Sosial: Cara Petani Sukabumi Selatan Sambut Ketahanan Pangan Era Prabowo

Agustus 8, 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2022 wartanews.org - Terpercaya Sesuai Fakta by WartaNews.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HUKUM KRIMINAL
  • SOSIAL
  • TNI
  • POLRI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • NASIONAL
  • NEWS
  • DAERAH
  • Login

© 2022 wartanews.org - Terpercaya Sesuai Fakta by WartaNews.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?