Wartanews.org – Pengukuhan Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi dan pelantikan 95 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi bukan sekadar agenda seremonial. Di balik pelantikan tersebut, terselip pesan besar tentang pentingnya menghadirkan birokrasi yang diisi aparatur yang kompeten dan terus bertumbuh demi pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.
Bupati Sukabumi H. Asep Japar, saat mengukuhkan H. Ade Suryaman sebagai Sekretaris Daerah dan melantik puluhan ASN di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Rabu (1/7/2026), menegaskan bahwa seluruh kebijakan kepegawaian dilaksanakan berdasarkan sistem merit yang mengedepankan kompetensi, integritas, potensi, dan kinerja.
Menurut Bupati, pengembangan karier ASN harus dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel sebagai bagian dari upaya membangun birokrasi yang profesional dan mampu menjawab tantangan zaman.
Pesan tersebut mendapat respons positif dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena. Ia menilai penerapan sistem merit menjadi momentum penting bagi seluruh aparatur, khususnya di sektor pendidikan, untuk terus meningkatkan kualitas diri dan memperkuat dedikasi dalam menjalankan tugas.
“Setiap ASN harus memiliki semangat belajar yang berkelanjutan. Ketika kompetensi dan profesionalisme meningkat, maka pelayanan kepada masyarakat, terutama kepada peserta didik dan dunia pendidikan, juga akan semakin baik,” ujar Deden, Kamis (2/7/2026).
Bagi Deden, birokrasi pendidikan tidak hanya berbicara tentang administrasi dan tata kelola pemerintahan. Di balik setiap kebijakan yang dibuat, terdapat harapan ribuan peserta didik yang membutuhkan layanan pendidikan yang berkualitas, cepat, dan berpihak pada kepentingan mereka.
Karena itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi berkomitmen terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan. Langkah tersebut dinilai penting agar ASN mampu beradaptasi dengan perkembangan kebijakan dan dinamika dunia pendidikan yang terus berubah.
Ia meyakini pengembangan karier yang didasarkan pada kompetensi dan kinerja akan melahirkan budaya kerja yang sehat, mendorong inovasi, serta memperkuat integritas aparatur dalam memberikan pelayanan publik.
“Pada akhirnya, aparatur yang profesional bukan hanya menjadi kebanggaan institusi, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan layanan pendidikan yang lebih baik bagi generasi masa depan Kabupaten Sukabumi,” kata Deden.
Melalui penguatan kompetensi ASN dan penerapan sistem merit secara konsisten, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi optimistis dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan serta mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(Yosep)***
Editor : DH













