WARTANEWS.ORG, PALABUHANRATU – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus bergerak cepat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu langkah nyatanya adalah dengan membuka akses lapangan kerja secara massal bagi masyarakat lokal.
Langkah konkret ini diwujudkan melalui gelaran Job Fair dalam dan luar negeri pada acara Sukabumi Expo 2026. Pameran lowongan kerja tersebut berlangsung di Lapang Cangehgar, Palabuhanratu, sejak tanggal 10 hingga 13 September 2026.
Acara yang diinisiasi oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) ini menjadi momentum penting. Terutama dalam menyelaraskan pembangunan ekonomi dengan visi Kabupaten Sukabumi yang maju dan penuh berkah (Mubarakah).
Gandeng Belasan Lembaga Ketenagakerjaan
Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, menjelaskan bahwa Job Fair ini dirancang untuk memotong rantai pengangguran. Caranya dengan mempertemukan langsung para pencari kerja dengan pihak penyedia kerja.
Demi memaksimalkan penyerapan tenaga kerja, Disnakertrans merangkul berbagai pihak strategis.
“Tahun ini Dinas Tenaga Kerja melibatkan 12 Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan 1 Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI),” ujar Sigit Widarmadi pada Minggu (13/9/2026).
Dari kolaborasi tersebut, angka penyerapan tenaga kerja yang ditargetkan terhitung sangat besar. “Berdasarkan rekapitulasi data, lembaga-lembaga ini sanggup menyerap sekitar 7.000 lebih tenaga kerja,” tambahnya.
Peluang Kerja Global Berbasis Keterampilan
Ribuan lowongan yang tersedia tidak hanya terbatas untuk pasar domestik. Para pencari kerja asal Sukabumi juga dibukakan pintu lebar-lebar untuk berkarier di kancah internasional.
Beberapa negara tujuan penempatan yang siap menampung tenaga kerja lokal antara lain: Jepang dan kawasan ASEAN, Negara-negara Timur Tengah, Kawasan Eropa, Australia
Hebatnya, peluang kerja ke luar negeri ini tidak menyasar sektor domestik dengan kualifikasi rendah. Pemerintah daerah berfokus pada penempatan pekerja yang memiliki keahlian khusus dan kompetensi tinggi.
Di sinilah peran penting LPK untuk melatih calon tenaga kerja. Mereka dibekali kemampuan teknis dan bahasa agar siap bersaing di pasar global.
Pondasi Ekonomi Menuju Kesejahteraan Masyarakat
Dari sisi ekonomi daerah, penyediaan 7.000 lebih lowongan kerja ini menjadi motor penggerak yang luar biasa. Ketika ribuan warga mendapatkan penghasilan yang layak, daya beli masyarakat otomatis akan meningkat. Hal ini akan memicu perputaran uang yang lebih sehat di sektor UMKM dan pasar lokal Sukabumi.
Penciptaan lapangan kerja berbasis keterampilan ini juga menjadi bukti nyata keberhasilan pembangunan. Keberhasilan yang diukur langsung dari dampak kesejahteraan yang dirasakan oleh warga.
Melalui akses kerja yang inklusif ini, Disnakertrans berharap angka kemiskinan terpangkas secara bertahap. Dengan masyarakat yang berdaya secara ekonomi, visi Sukabumi yang mandiri, maju, dan Mubarakah dapat segera terwujud seutuhnya. (Raden Haraqi)***
Editor : DH


