Wartanews.org || Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap pengobatan alami, UMKM Assyifa Masyhur hadir sebagai salah satu pelaku usaha kesehatan tradisional yang konsisten memproduksi minuman herbal berbahan alami.
UMKM ini didirikan oleh Ustad Dendi dan beralamat di Kp. Cibodas RT 01/01, Desa Cibodas, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi.
Assyifa Masyhur bergerak di bidang kesehatan tradisional, dengan mengolah rempah-rempah pilihan menjadi produk herbal yang mudah dikonsumsi oleh masyarakat. Beberapa produk unggulannya antara lain Wedang Kunyit, Wedang Jahe Merah, dan Herbal Kejantanan Lelaki.
Wedang Kunyit menjadi salah satu produk andalan Assyifa Masyhur. Minuman herbal ini diracik dari bahan-bahan alami pilihan dan memiliki rasa manis alami karena dicampur dengan gula aren. Wedang kunyit dipercaya masyarakat berkhasiat untuk membantu menjaga kesehatan lambung, liver, tekanan darah, limpa, serta membantu pemulihan ibu setelah melahirkan.
Selain itu, Assyifa Masyhur juga memproduksi Wedang Jahe Merah, minuman herbal berbahan dasar jahe merah yang dikenal luas di masyarakat sebagai minuman penghangat tubuh. Wedang jahe merah ini dikonsumsi untuk membantu menjaga daya tahan tubuh, melancarkan peredaran darah, meningkatkan stamina, serta membantu meredakan berbagai keluhan kesehatan seperti flu, batuk, nyeri sendi, dan pegal-pegal.
Tidak hanya itu, Assyifa Masyhur turut menghadirkan produk Herbal Kejantanan Lelaki, yang diformulasikan untuk membantu meningkatkan vitalitas pria. Produk ini dikonsumsi dengan cara diseduh dan dapat dicampur madu, serta telur ayam kampung sesuai anjuran pemakaian.
Menurut Ustad Dendi, pendiri Assyifa Masyhur, usaha ini didirikan sebagai ikhtiar untuk melestarikan pengobatan tradisional sekaligus membantu masyarakat mendapatkan alternatif kesehatan berbahan alami. “Kami berusaha menjaga kualitas bahan dan proses pembuatan agar produk yang dihasilkan tetap alami dan bermanfaat,” ujarnya.
Dengan mengangkat kearifan lokal dan kekayaan rempah Nusantara, UMKM Assyifa Masyhur diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi salah satu produk herbal kebanggaan Kabupaten Sukabumi. (DH)***
Editor : AS













