Wartanews.org – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, mendorong keterlibatan aktif masyarakat dan pelaku usaha dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sukabumi.
Menurut Budi, sensus ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun basis data yang dapat digunakan pemerintah untuk membaca kondisi dan perkembangan perekonomian daerah.
Dorongan tersebut disampaikan Budi setelah dirinya mengikuti pendataan Sensus Ekonomi 2026 oleh petugas BPS Kabupaten Sukabumi.
Ia menilai, semakin lengkap dan akurat data yang dihimpun, semakin kuat pula dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang sesuai dengan kondisi riil masyarakat dan dunia usaha.
“Alhamdulillah, saya sudah didata dalam kegiatan Sensus Ekonomi yang dilakukan oleh petugas BPS Kabupaten Sukabumi. Saya mengajak seluruh anggota DPRD, para pelaku usaha, dan seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi untuk mendukung serta menyukseskan Sensus Ekonomi 2026,” kata Budi.
Ia meminta masyarakat tidak ragu memberikan informasi kepada petugas sensus. Menurutnya, data yang diberikan dalam proses pendataan tersebut memiliki ketentuan kerahasiaan dan tidak berkaitan dengan kepentingan perpajakan.
Karena itu, Budi mengimbau masyarakat maupun pelaku usaha memberikan keterangan sesuai kondisi sebenarnya agar hasil sensus mampu menggambarkan struktur dan aktivitas ekonomi Kabupaten Sukabumi secara lebih objektif.
“Berikan data yang benar dan lengkap kepada petugas. Data yang dihimpun sangat penting untuk menghasilkan data berkualitas sebagai dasar perencanaan pembangunan dan kemajuan ekonomi Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.
Bagi Kabupaten Sukabumi yang memiliki wilayah luas serta aktivitas ekonomi yang beragam, ketersediaan data menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan arah pembangunan. Data yang akurat dapat membantu pemerintah mengidentifikasi potensi ekonomi, perkembangan usaha, hingga kebutuhan pembangunan di berbagai sektor.
Budi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak memandang sensus sebagai sekadar kewajiban pendataan, melainkan sebagai kesempatan untuk memberikan gambaran nyata mengenai kondisi ekonomi daerah.
“Data yang berkualitas akan sangat membantu pemerintah dalam menentukan kebijakan. Karena itu, mari bersama-sama kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi pembangunan dan kemajuan Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.***
Catatan redaksi: Berita ini disusun berdasarkan materi yang diberikan dan tidak menambahkan fakta di luar informasi sumber. Kutipan langsung dipertahankan sesuai materi yang tersedia. (YM007)***
Editor : DH


