Wartanews.org || Kebakaran yang menghanguskan musala dan ruang kelas 3 SDN Cipriangan, Desa Semplak, Kecamatan Sukalarang, tidak sampai menghentikan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut.
Peristiwa yang terjadi pada Senin (1/6/2026) sore itu diduga bermula dari api pembakaran sampah yang merambat ke bangunan sekolah. Akibatnya, musala dan satu ruang kelas mengalami kerusakan berat.
Meski demikian, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi bergerak cepat dengan mengalihkan penggunaan ruang kelas yang masih layak agar para siswa tetap dapat mengikuti pelajaran seperti biasa.
Sekretaris Disdik Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan langkah antisipasi sehingga proses pembelajaran tidak terganggu.
“Sudah diantisipasi agar tidak mengganggu aktivitas KBM. Kami memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa,” ujarnya.
Selain penataan ruang belajar sementara, Disdik juga akan mengusulkan perbaikan bangunan yang terbakar agar dapat segera ditangani melalui program prioritas pemerintah daerah.
Kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan sekolah, termasuk bahaya pembakaran sampah yang tidak terkendali. (Asep S)***
Editor : Dede Heri













